Kelinci dan Kura-kura
Pada
suatu hari, ada seekor kelinci putih bernama usagi yang tinggal di hutan. Kelinci
hendak pergi ke pantai, ia melihat segerombolan hewan ayam jantan yang sedang
berkumpul mengganggu kura-kura. Kelinci segera
mengusir segerombol hewan itu dan menolong sang kura-kura. Namun, sang Ayam memberikan
tantangan yang harus dilakukan oleh Kelinci supaya mereka pergi dan tidak
menggangu sang kura kura lagi.
Sang
kelinci menerima tantangan tersebut. Segerombolan ayam diskusi untuk menentukan
tantangan apa yang harus di lakukan oleh si kelinci. “ayo kita berlomba untuk menggali
tanah siapakah yang paling dalam, dialah pemenangnya” ujar si ayam. Mereka
pun berlomba mengggali tanah, sang kelinci dengan penuh semangat menggali tanah
tersebut.
Akhirnya sang kelinci menang dan segerombolan ayam itu pergi. Kura-kura itu berkata “Sebagai tanda terima kasih, saya ingin membawamu ke tempat yang indah. Silakan naik ke atas punggungku”. Si kelinci pun segera naik ke punggung sang kura-kura, dan segera membawanya menyebrang pantai. Tibalah mereka di pulau yang indah yang disebut Istana Versailles.
Begitu
indahnya istana itu sehingga tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Sang
kura-kura mengajak kelinci untuk masuk ke dalam Istana Versailles.
Pesta pun disiapkan untuk menyambut kedatangan sang kura kura dan kelinci.
Begitu pesta dimulai, ada seekor rusa yang menyajikan berbagai jenis makanan
lezat yang belum pernah dilihat kelinci sebelumnya.
Lalu
si bintang laut bergantian menarikan tarian tradisional mereka. Semuanya serba
menakjubkan. Pesta meriah pun terus berlanjut seolah tak ada akhirnya, si
kelinci merasa sedang di mimpi. Sementara pesta terus berlanjut, entah sudah
berapa lama kelinci berada di sana sejak ia tiba di Istana Versailles itu. Ia mulai merasa khawatir dengan keadaan di hutan. Maka ia berkata kepada sang
kura-kura “Saya ingin pulang”. Meskipun sang kura-kura merasa sangat
berat melepaskan sang kelinci, namun akhirnya ia setuju dan memberikan sebuah
kotak sebagai oleh-oleh. Kotak ini adalah kotak berharga yang disebut Manawa.
Kelinci
kembali ke hutan dengan naik punggung kura-kura lagi sambil membawa kotak Manawa.
Setelah tiba di tepi pantai, pemandangannya ternyata sudah berbeda dengan
terakhir kali ia meninggalkan tempat itu. Rumahnya dulu sudah tidak ada lagi di
tempatnya, bahkan ia sama sekali tidak menjumpai orang-orang yang pernah
dikenalnya. Seolah-olah ia tinggal dan bermain-main di Istana Versailles dalam waktu yang sangat lama. Begitu sedihnya Kelinci, sehingga akhirnya ia
membuka kotak Manawa, Lalu dari dalam kotak itu keluarlah asap putih yang
bergulung gulung. Munculah peri penolong yang sangat cantik bernama Shika.
Ternyata Si peri merupakan teman dari sang Kura-kura.
Sang peri pun memanggil sang kura-kura dan teman temannya untuk membantu sang kelinci membangun rumah yang sangat indah. Mereka Bersama-sama membangun rumah dengan suka cita. Rumah untuk sang kelinci sudah selesai di bangun dengan indah, kelinci pun dengan senang hati berkata“terima kasih banyak, kalian telah menolongku, aku harap kita akan selamanya bersahabat seperti ini.”Akhirnya mereka tinggal bersama dan hidup bahagia.
Komentar
Posting Komentar